Selasa, 19 April 2011

It hurts [Part 4]


Tittle: It hurts

Author: Vabia Ayu

Cast: Choi Minho, Krystal Jung, Lee Jinki (Onew)

Other cast: Kwon Yuri, Choi Sulli, Lee Taemin, Luna

Genre: Romance, Drama


NB: Dengerinnya pake lagunya Because of me yang dinyanyiin krystal tuh. Enak bangeeet..


Minho’s POV

KRIIIING

Aku bergegas memasukan buku-buku yang terserak di atas meja ke dalam tasku. Sudah seminggu ini, aku merasa Krystal menghindariku. Setiap aku menyapa, ia langsung membuang mukanya. Bahkan belum menyapa pun, ia sudah buru-buru pergi dari hadapanku. Apa yang kulakukan? Seingatku, aku sudah minta maaf padanya tentang kejadian itu. Dan diapun terlihat baik-baik saja. Apa… Jangan-jangan ia mendengar pembicaraanku bersama Yuri?

“Minho-ah~ Ayo kita pulang bersama.” Panggil Yuri dari luar kelas.

“Ne..”

Yuri langsung merangkul tanganku dan terus berbicara. Aku tidak mendengarkannya melainkan terus melamun. Melamuni…

“YEAAAAHHH!” Aku menoleh kearah suara itu.

“Ya, itu Krystalkan? Apa namja disebelah itu namja chingunya? Jangan-jangan namja itu menembak dan diterimanya! Wah…” Ucap Yuri tersenyum.

Apakah yang dikatakan Yuri itu semua benar? Aku tidak mau..

Krystal terlihat panik dan malu lalu menarik lengan namja itu. “Oppa! Kenapa kau berteriak seperti itu? Malukan!”

Apa? Oppa? Dia memanggilnya Oppa? Dadaku perlahan terasa sakit. Aku ingin sekali menariknya dari namja itu dan membawanya pergi. Tapi aku tak bisa melakukannya. Aku sudah mempunyai yeoja chingu. Aku tak boleh melakukan itu.

~~~

“Kau langsung tidur ya. Annyeong.”

“Ne~ Annyeong Minho-ah. Hati-hati ya. Gomawo sudah mengantarku.” Ia mengecup pipi kiriku lalu masuk ke dalam rumah.

Aku terus berjalan menyusuri rumah demi rumah. Membuat jejak jejak diatas salju yang menutupi jalan. Memandang langit yang terisi oleh bintang dan bulan. Sungguh malam yang indah.

TRILILIIITT TRILIIIIIILIIIIT!!

“Yeobuseyo?”

“Huhuhu.. Oppa…”

“Sulli? Wae? Kau menangis? Waeyo?”

Isakkan tangis Sulli semakin kencang. Ia tak mengatakan apa penyebab dari tangisannya itu meski aku tanya berkali-kali. Hanya menangis.

“Oppa..” Isaknya

“Waeyo?” Balasku.

“Oppa.. Kalau oppa kembali tidak membawakan susu coklat, aku tidak akan membukakan pintu rumah..” Ucapnya dan langsung memutus sambungan teleponnya.

Jadi.. Ia menangis hanya karena ingin minum susu? Dasar aneh.

Mau tidak mau, aku harus mampir ke market dulu untuk beli barang titipan Sulli. Aku tidak mau mati kedinginan.

Kutelusuri rak minuman satu persatu untuk mencari susu yang Sulli minta. Terlihat seorang yeoja yang berjalan membelakangiku sambil menggenggam handphonenya. Awalnya aku tak begitu peduli. Tapi dari belakang ia mirip sekali dengan Krystal sehingga membuatku terus memperhatikannya.

Tiba-tiba handphonenya berbunyi lalu ia mengangkatnya.

“Ne Unnie? Maaf aku keluar tidak bilang terlebih dahulu..” Suara itu sangat familiar. Ya.. tak lain itu adalah suara Krystal. Ternyata aku memang tidak salah orang.

“Aku hanya ke market sebentar.. Susu dirumah sudah habis. Aku tutup ya unnie telponnya. Annyeong.” Aku mengikutinya perlahan dan menepuk pundaknya.

Ia menoleh kearahku terkejut. “Oppa? Sedang apa disini?”

“Beli susu untuk Sulli. Lalu, kebetulan kita bertemu.” Jawabku.

“Oh.. Kalau begitu, aku duluan ya oppa. Annyeong.” Katanya sambil mengambil satu kotak susu coklat lalu hendak meninggalkanku.

Aku langsung menarik tangannya cepat. Ia kembali menoleh dan terlihat terkejut. Mengapa ia terburu-buru seperti itu? Apa dia menghindariku?

“Kau mau kemana? Kalau mau pulang ayo kita pulang bersama.”

“Ah tidak apa oppa, aku bisa pulang sen—“

“Sudahlah jangan menolak, aku akan mengantarmu.”

“Baiklah..

~~~

“Aku pulang.”

“Oppa.. Mana susunya?” Sambut Sulli memasang wajah cemberutnya dan langsung menyambar susu coklatnya dari tanganku.

“Kenapa kau menangis seperti itu sih? Hanya karena soal susu saja.” Tanyaku sambil membuka jaketku.

“Aku menangis bukan karena itu..”

“Lalu kenapa? Jangan membuat kakakmu ini penasaran.”

“Kau akan tahu sendiri. Dan kau juga akan sepertiku.” Ketusnya sambil meneguk susunya perlahan.

“Ya.. Sopan sekali kau bicara seperti itu padaku.” Kataku mencubit pipinya.

“Biarin.. Lagipula ini semua karenamu tahu. Biar kau tahu rasanya.” Jawabnya sambil membalikkan badannya berjalan ke kamarnya.

Apa maksudnya? Aku tak mengerti.

“Ya Choi Sulli. Beritahu aku apa yang kau maksud tadi!”

“Gamau!”

“BERITAHU AKU SULLI!”

“WALAUPUN AKU BERITAHU, SEMUANYA TETAP AKAN TERJADI! PERCUMA!”

“SUL—“

BRAK!

Ia membanting pintunya keras keras. Terdengar ia kembali menangis bahkan sampai meraung-raung. Sebetulnya ada apa? Mengapa ia tak mau memberitahuku? Dan terlebih, kenapa ia menyalahkanku? Memangnya apa salahku?

~~~

Hari sudah pagi. Aku hendak bangun dari tempat tidurku. Tidak biasanya aku bangun sepagi ini. Mungkin hari ini adalah hari keberuntunganku, makanya Tuhan menyuruhku untuk bangun pagi hehe.

Aku keluar dari kamarku hendak menuju ruang makan untuk sarapan. Kulihat kamar Sulli lalu kuintip kedalamnya. Tumben sekali dia sudah membereskan kamarnya. Mungkin dia ada janji dengan temannya lalu bangun lebih pagi dari biasanya. Tapi.. Jam segini mana ada took yang sudah buka? Masih jam tujuh lewat lima belas…

“Omma.” Panggilku pada omma yang sedang menata sarapan di meja makan.

“Ne?” Jawabnya halus.

“Sulli kemana omma?”

“Ah.. Dia sedang mengantar temannya ke bandara.”

“Eh? Bandara? Siapa?” Tanyaku heran.

“Katanya sih namanya Krystal…” Balasnya.

“HAH? Ngapain dia ke bandara?!”

“Kau tak tahu? Temannya itu akan pindah ke Amerika. Ia akan melanjutkan studynya disana. Tadinya omma ngga ngizinin Sulli buat nganter.. Tapi Sulli tetap maksa. Yaudah omma izinin, soalnya temannya itu bakal menetap disana dan nggak akan balik ke Korea.. Siapa namanya tadi ya? Oh ya, si Krystal itu..”

Aku diam terkejut mematung di tempat. Jadi.. Krystal.. Akan pindah… Dan tak akan kembali? Ah.. Mimpi.. semua ini pasti mimpi.

“Omma, jangan bercanda ah. pasti Sulli lagi kencan sama Taeminkan?” Jawabku dan berharap semua itu hanyalah lelucon.

“Kau ini aneh aneh saja. Buat apa omma bercanda. Tidak ada gunanya.”

Mendengar balasannya aku langsung buru buru menghubungi Sulli. Kucoba menelponnya. Pertama tidak ada jawaban. Keduapun sama. Ketiga…

“Ne?” Jawabnya.

“Sulli?! Kau dimana?!”

“Aku sedang di jalan oppa.. Wae?”

“Kemana?!”

“Oppa tidak teriak teriak bisa ngga sih? Aku—“

“Mengantar Krystal ke bandara?! Apa itu benar?” Potongku.

Tiba – tiba terdengar suara krystal samar samar berbicara “Ya! Kenapa ia tahu kalau kau mengantarku ke bandara?!”

Jadi.. Semua itu benar? Ini bukan mimpi? Mengapa aku merasa sangat kehilangan? Ada apa denganku?








Lagi-lagi mianhae... Aku lagi ngeblank jadi buatnya agak agak ngga nyambung... Maaf NG TT_TT Jangan lupa commentnya di c-box ya chingu :)

Senin, 11 April 2011

Dunia Fantasi daaaaaan KEKI

KE? KI


Abis


Banget


KE? SEL


What the hell..


Ah bomat lah masalah keki dan kesel itu cerita nanti, gue mau ceritain waktu gue ke dufan aja. ABIS GUE KEKI.


Jadi waktu itu gue ama anak anak kelas ke dufan gituuuu. Kita janjian ketemuan di pasaraya jam 8, eh tapi anak anak pada ngaret gitu jadi kita berangkat kira kira jam setengah sembilan lebih naek transjakarta. Gara gara pada ngaret ada tuh anak dikelas gue berantem di bbm (Syukurlah saya ngga punya bb..) ampe kata kataan gitulaah. Tapi akhirnya fine sih.

Terus kita nyampe sana jam 12, Langsung beli tiket, dan cabut masuk ke dufan. Gila kita masuk langsung naek kicir kicir HAHAHA Sumpah ye, gue kan duduk ama muti, gue bisa maklumin dia tereak tereak gara gara baru pertama kali naek kicir kicir. Tapi kocik banget dia teriaknya kayak gini "AAAAAA AYUUUUUU UDAHAN UDAHAAAN!!! TURUN TURUNNN!!" Ya Allah kocak banget. Si jami ama ninit tuh kan di depan gue, terus si jami ketawa ketawa gitu ngeliat muti AHAHAHA sedangkan ninit mukanya tuh jadi pucet gitu kyk gini 0___0 bengong hahaha

Abis itu gue, aldo oke, aldo lubis, ajeng, rea misah ama anak anak naek tornado, yang laen maen alap alap. Awalnya gue juga mau maen alap alap tapi ramenya gila udah kyk ngantri sembako. Mending naek tornado deh ngantrinya sepi. Tadinya gue mau gajadi naek tornado gara gara bunyi dari mesinnya tuh serem banget, kyk mau roboh gitu. Gue, Ajeng, Rea tegang. 2 Aldo santai santai banget. Tapi pas diputer puter di tornado malah gue ama rea ga teriak wkwkwk.

Dari tornado kita ke.... Ontang anting dulu kalo gasalah. DISITU GUE NGAKAK BANGET. Kenapa? Lihat dialog dibawah ini:

Jami: AHAHAHAH RERE MIRING RERE MIRING DUDUKNYA *Hyper*
Gue: Eh gaboleh gitu lo jam..

Beberapa menit kemudian...

Jami: Eh.. gue pusing.. gila lama lama pusing..
Gue: AHAHAHAH NGOCOL SIH

Emang ya jami tuh ngocol banget WKWKWK.

Abis itu gue keeeee HALILINTAR MABROO.. Iya halilintar ngantrinya udah bukan kyk sembako lagi, udah kyk di pengungsian.. 1 jam kurang kita ngantri. Gue duduk bareng ama ninit. Tadinya kita tuh maunya di depan gitu. EH dapetnya paling belakang TT_TT gue kan takut banget paling belakang. Tapi okelah kita fine fine aja. Pas udah naek dan muter muter, sumpah itu kepala gue gabisa diangkat sama sekali. Beraaaaat banget. Apalagi gue ama ninit sama sekali ga tereak, yang kedengeran cuma suaranya Ajeng doang tuh udah kyk pake toa mesjid.

Gara gara capek, kita istirahat dulu, makan duduk duduk. Terus pada misah misah. Gue dkk ke wahana histeria gitu nyoba nyoba motret sekalian nunggu anak anak. Gue awalnya kan iseng nih foto fotoin orang. Tapi hasilnya ya ampun.. DAEBAK BANGET! Gila ekspresinya pas naek histeria dapeeeet HAHAHA. nih nih foto fotonya

Muka awal




Setelahnya




Muka awal




Setelahnya





Nah yang ini nih muka temen temen gue naek histeria

Muka awal




Setelahnya




naik..




Pas turunnya..





Gimana? hahaha kocak kocak ya :D (Maaf kawan.. gue gabisa menyembunyikan aib kalian...)

Nah dari histeria, kita ke kora kora rame rame. Yah, kyk naik kora kora biasa sih. Tapi bedanya gue nyadar kamera dan terus menerus narsis di kameranya :D

Oh ya soal KEKI nih ya, Anak anak tuh mulai bacain blog gue. Gapapa sih bacain blog gue gitu. At least ngehargain kek. Ini kan blog gue kenapa jadi kalian yg repot? Lah ini kan blog dimana tempat orang sharing pengalaman. Kampung banget sih ya ampun. Kalo sekedar baca sih gue ga bakalan marah, malah seneng ada yang baca. Tapi kan gaenak kalo blog gue di becandain kyk gitu. Emang gue gaboleh? Elaaaah lu juga pasti suka galau. Apaan banget sih. BACA TUH BACA. Bomat lo disekolah mau ngomong/becandain apa ke temen temen abis baca blog gue yang satu ini, gue gamau ngomong sama lo. PUAS? Ngga? Makan indomie aja sono yang banyak. Bacot aja bisanya. Apa salah gue sih sama lo sampe segitunya.







Oh ya, btw Keki itu bukannya yang buat jalan ya? Jami: KAKI ITU WOY

Jumat, 08 April 2011

Galau mode on

Kenapa gue tuh sifatnya gini?


Kenapa ngga bisa terus terang?


Kenapa ngga bisa bilang?


Kenapa gue tuh kaku banget?


Kenapa gue tuh cuek banget?


Kenapa sih gue kayak gini? Tolong aku Tuhan....













Ah maaf readers lagi galau mode on T_T lagi merasa bersalah. Maaf yup

Senin, 04 April 2011

Study Tour and APRIL MOP :P

Maaf kawan baru nongol :)

Gue mau cerita nih waktu gue Study Tour ke Bandung. Waktu itu belom sempet ngepost gitu gara gara males dan capek EHEHE

Jadi waktu tanggal 15 maret gue kan ke Bandung Study tour gitu. Pertama kita ke museum ideologi. Nyatet nyatet fosil lah ini itu batu batuan. Abis itu kita ke Saung Angklung mang ujo. Disana Kita nunggu dulu panggungnya di pel di bersihin jadi kita foto foto dolo geto hehehe.

Abis darisana kita pergi ke GOA JEPANG MABROO. YOEEEH. Tapi tau ga, kita kan udah dibilangin jangan macem macem di goanya and the maksud tuh jangan bercanda2 gitu. You know lah, kalo kesurupan siapa yg mau ngobatin? Lu kira kyk pake handsaplast gitu udah selesai? Ya enggalah kalee. EH tapi udah dibilangin juga TETEP ajaa.. Ada tuh anak kelas laen, di dalem goa malah maenan senter sok sokan starwars gitu. IYA STARWARS KAWAN -__-;

Nah pas mau balik ke bisnya kita tuh harus NAAANJJAAAAAK *hal yang paling gue benci setelah cicak* Mana jauh banget -__- Ada ojek sih disana nawar nawarin, tapi gue ganaek (nyesel gue nyesel). Tau ga? Dikala murid muridnya pada ngosngosan EH wali kelas gue malah naek ojek dan bilang gini "Waduuh... capek ya.. Ayo jalan terus vabia.." HMMMM ENAK BANGET NGOMONG GITU YAK. PALELO PAKE KUTANG bisa ngomong kyk gitu -__-; Sumpah ye, dia malah senyam senyum melihat anak anaknya sedang bersusah payah mendaki gunung lewati lembah sementara dia naek ojek...

Oke lanjut

Abis itu kita kemana tau lupa namanya buat beli oleh oleh. Gue ampe bolak balik gitu naek turun bis nyari oleh oleh buat keluarga. Udah kyk orang nyasar gitu gatau arah sumpeh ye.

Dan pas lagi di dalam perjalanan ke tempat makan, LAGI LAGI si ALDO nyamperin gue dan nanya gini "Yu. Lo ganti celana dimana?" gue jawab dong ya di bis. Tau dia bilang apa? "YAH SIAL GUE KELEWATAN." Oh Tuhan.. Buatlah ia waras...

Terus di dalem bis lampunya tuh dimatiin gitu. Gue, mitha, fadel, oddy maenan senter tuh disitu. Kursi gue kan deket jendela, tau ga tuh senter gue apain? Gue taro bawah dagu gue biar keliatan kayak setan DAN LO TAU? Pas gue gituin ke luar jendela SEMUA MOTOR YANG LAGI NUNGGU LAMPU MERAH ITU NENGOK KE GUE SEMUA. Huehehehe udah gitu gantian gilirannya si Oddy, sebelah kitakan ada Bis lagi, terus dia mulai deh nyalain senternya dan membuat muka jelek. EH NENGOK LAGI SEMUA SEDERET BIS. Dan masalahnya apa? GUE YANG DILIATIN! SIAAAL.

Terus ada sweet mommentnya gitu disitu.. EHEHEHE dan sampe akhirnya kita berdua jadi deh HEHEH

Oh ya btw waktu itu gue boongin temen temen gue kan kalo gue mau pindah ke Dubai. Eh terus pada percaya gitu ampe mukanya pada melongo melongo gitu. Pas gue bilang boong pada langsung kesel gitu haha.

Nah pas gue gamasuk, temen gue ngerjain cowo gue, bilang kalo gue mau pindah. EH panik gitu dia HAHAHA. dari situ akhirnya gue berencana boongin dia di msn. Awalnya gue buat pm gue tuh gini "AAAAA gamau pindah! masih mau di 46!" terus dia baca. Langsung deh nanya nanya. Beginilah dialognya:

Dia: Yu, emang beneran mau pindah? Ke Dubai?
Gue: Maaf ya belom ngasih tau. Tapi iya.
Dia: Enak dong? Wedeeeeh aseek.

Sumpah gue kesel banget waktu dia ngomong gitu. Berasa ngga sedih gitu pisah ama gue -__-;

Gue: -___-x Iya enak banget
Dia: Kalo pindah kesana permanen ngga?
Gue: Ngga deh kayaknya, itukan bokap gue yg pindah kerja, bukan asal pindah
Dia: Terus kalo mau ketemuan gimana??
Gue: Ya harus nunggu gue balik lah
Dia: Jadi kita ldr dong?
Gue: Ya mau gamau harus itu
Dia: Mau aja ah gamau nya gausah ehehehe
Gue: Ahahaha
Dia: Ah saya senang

KESEEEEL BANGET PAS DIA NGOMONG GITU. Gue ini siapa sih? Pembantunya??

Gue: Ah seneng toh ya
Dia: Iya seneng :'(
Gue: Lo seneng ya gue pindah? huhuhuhu
Dia: Iya gue seneng </3
Gue: Seneng tapi gambarnya gitu hahaha
Dia: Lebih baik yang disenengin seneng.

Nah abis itu baru deh gue ngaku~

Gue: Eh, tau ga?
Dia: Hem? *nambahingambarawannangisbanyakbanget
Gue: Gue boong ehehe
Dia: *masukingambarbrokenheartbanyak
Gue: Gue boong dy -.-
Dia:*nambahingambarawannangisbanyakbanget
Gue: Dy gue boong
Dia: *masukkingambarmukaorangmalubanyakbanget
Gue: AHAHAHAHAHA
Dia: Ayuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu ngeseliiiiiiin streeeeessssss
Gue: HUAHAHAHA APRIL MOP!

Sumpah ye, gue ngakak banget disitu gila hahaha dia langsung bilang malu gitu huakakaak tapi sumpah lucu banget lho hahaha jadi makin sayang (?)